Susunan Pengurus Periode 2015-2017

Pengurus Misdinar Baciro berganti setiap dua tahun sekali. Pemilihan dilakukan saat diselenggarakannya rekoleksi, sedangkan pelantikannya pada saat pesta nama. Pemilihannya langsung lho oleh semua anggota yang hadir saat rekoleksi. Lalu untuk pengurus yang aktif saat ini siapa saja ya.


Ketua              : Antonius Puntadewa Amarta Putra
Wakil Ketua    : Frumentius Daneswara Nandiwardana
Sekretaris        : Clara
Sekretaris        : Flaviana A. Kusuma Putri
Bendahara       : Theresia Carmelitana Loywea
Sie Acara         : Joan
: Angela Rossari Inarmastia (Lala)
: Aloysius Gonzaga Bhakti T.
Sie Liturgi       : Agata Widya Ananda Susanti
: Venantia Dwi Cahyaningtyas 
: Verena Vanya Yolandita P. T.
Sie Humas dan Perlengkapan.
: Robertus Southwell Devan Ramon
: Laurensius Eksa Aditya Jati P.
: Eduardus Putra Aditya Bayu


Perubahan Tampilan Blog


Setelah 4 tahun vakum, blog ini kembali diperbarui. Agar terlihat lebih menarik dan sederhana untuk ditampilkan, maka mimin mengganti tampilan blog.
Pada bagian paling atas, judul tetap sama, yaitu Misdinar Baciro. Kemudian di bawahnya terdapat navigasi beberapa topik yang memiliki karakteristik mayoritas dari isi blog ini.
Entri blog masih sama dengan beberapa fitur sharing dan label hanya dikurangi hanya untuk 4 media yang populer di Indonesia. Setelah entri ada satu bagian yang menyebutkan kembali Misdinar Baciro sebagai bagian dari Paroki Baciro.
Bagian selanjutnya adalah Tampilan beberapa blog post yang ada di blog ini. Barangkali Anda tertarik untuk melihat artikel kami yang lain sehingga melengkapi blog ini. Tidak lupa pada bagian bawah tersedia tempat untuk menyampaikan komentar terkait pos yang telah dibuat.

Kali ini kita lihat pada bagian sidebar/sisi.
Paling atas pengenalan Misdinar Baciro dan gambaran isi blog yang akan ditemui. Fitur yang pada tampilan sebelum masih ada tetap kami pertahankan, yaitu flag counter. Fitur ini cukup bermanfaat untuk melihat situs kami diakses dari mana saja.
Selanjutnya ada pos paling populer yang ada di blog ini. Sepuluh pos paling populer kami tampilankan di sini. Kemudian ada Label. Label ini dapat membantu isi yang Anda cari dalam blog ini. Label dan pos blog ini masih sedikit sehingga tidak terlalu rumit untuk menemukan artikel yang Anda cari.
Bagi Anda yang ingin berlangganan konten terbaru kami, bisa mengisi kotak email sehingga akan langsung muncul notifikasi di email Anda ketika kami publish entri baru. Arsip blog adalah konten wajib, jadi tentu tidak akan dihapus.
Fitur ngobrol online sementara ini masih masuk dalam sidebar, namun saat ini dalam pertimbangan untuk dihapus. Alasannya tentu saja karena dilihat lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya. Ya benar! BOT.
Anda blogger? Yak masih ada dong fitur Pengikut. Ini penting dan tidak akan pernah dihapus.
Bagian kontributor saat ini masih ada. Sesungguhnya kami mengubah email kontributor kami karena sedikit bermasalah pada akun yahoo kami. Karenanya kami mengganti dari PPA Baciro menjadi Misdinar Baciro pada nama kontributor. Mas Rinenggo masih menjadi kontributor. Lalu kami tambahkan Mas Tato sebagai kontributor agar lebih nyaman dalam memasukkan konten.

Dari tadi masih sama ya isinya dengan yang tampilan lalu? Yak ini yang baru!

Sliding instagram pictures! Ini sedang tren sekali kan. Instagram. Kami tampilkan foto2 akun instagram kami. Lima belas foto terbaru kami tampilkan. Jangan lupa follow ya!
Selanjutnya bagi media connect juga kami tampilkan. Facebook tidak lagi di samping tapi kami pindah ke bawah ini dan ditemani Twitter, Youtube, G+, LingkedIn, dan Pinterest. Hmm...sepertinya beberapa akan kami hapus karena tidak ada akunnya.
Tampilan baru masih dalam perbaikan dan penataan tapi sudah kami publish agar tidak terlalu lama underconstruction. So exciting!

The last but not the least, thanks to Gooyabi Templates yang sudah mendistribusikan tampilan yang baru. This template created by Yoo..!Templates!With Love!

Susunan Pengurus Periode 2011-2013

Jumlah pengutus periode ini adalah 20 orang. Jumlah yang cukup banyak. Uniknya, kepengurusan baru ini tidak lagi menggunakan format Ketua-Wakil Ketua, tetapi menggunakan format Ketua Umum-Ketua I-Ketua II. Berdasarkan kisah-kisah di masa lalu, model pengurus semacam ini dinilai lebih fleksibel dan mudah pengelolaanya. Sekalipun demikian, bukan berarti model yang lama kurang baik hanya saja kurang fleksibel dan terkesan lebih kaku.
Baiklah, tanpa berlama-lama, silakan menyimak susunan pengurus Misdinar Baciro 2011--2013.

Ketua Umum : Felicia Amanda Ayudhia Sahri (Ayuk)

Ketua I : Aloysia Dianita Budiati (Dian Teplok)

Ketua II : Joseph Bimo Prasetyo Adi (Bimo)

Sekretaris I : Regina Ari Septiningrum (Nana)

Sekretaris II : Clara

Bendahara I : Angela Yovita Nila Anindya (Yuvi)

Bendahara II : Carolina Ngesti Tusing Mahayati (Teti)

Seksi Acara : Laurensia Frida Alfiani (Alfi)

Elisabeth Dian Widyaiswara (Dian Sokowaten)

Regina Olivia Kusumawardhani (Regina)

Yohanes Yohan Ajay Kusuma (Yoyo)

Lucia Shanti Desyana Adventiarini (Shanti)

Seksi Liturgi : Benediktus Yudo Leksono (Yudo)

Vincentius Aji Wicaksono (Aji)

Theresia Lady Prima Septia (Prima)

Skolastika Shinta Desyana A. (Shinta)

Seksi Humas, Usda & Perkap: Yohanes Satya Pradipta (Johan)

Eugenius Novianta Arno Pratama (Arno)

Heribertus Dwindeka Herdinanta (Deka)

Yohanes Cahyo Wibowo (Cahyo)

Rekoleksi Menurutku Misdinar Itu

Baiklah saya kembali mengelola blog ini guna menunjukkan kepada Anda bahwasanya Misdinar Baciro masihlah menjadi inspirasi bagi saya.
Tahun ini Rekoleksi diselenggarakan di bulan Juni akhir. Kegiatan rutin ini mengambil tempat yang tidak biasa, yakni di Wisma Sanata Dharma, Pentingsari, Cangkringan, Sleman. Jadi tidak di daerah Kaliurang dan sekitarnya. Rekoleksi kali ini mungkin bisa dibilang sedikit berbeda, karena selain tempatnya yang sulit dijangkau juga kebutuhan dapur yang harus disiapkan sendiri oleh pengurus (piring and friends). Hal ini menjadi pelajaran tersendiri bagi para pengurus. Sayangnya, hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para pengurus. Kegiatan cuci-mencuci kebutuhan dapur tersebut dapat digunakan sebagai media untuk mengajarkan “rasa” menjadi pelayan bagi rekan mereka sendiri. Dengan sekian banyak anggota dan pengurus (berangkat dengan 3 bus kota), pekerjaan cuci-mencuci ini menjadi tidak ringan mengingat setiap piring ditemani oleh sendok dan gelas.

Secara keseluruhan Rekoleksi kali ini baik penyelenggaraanya. Momen yang paling menarik bagi saya adalah ketika pengantar menuju renungan. Sebelum memulai renungan, pengurus memutar sebuah video yang menceritakan pendapat para pengurus tentang Misdinar. Tema “Menurutku Misdinar itu…” tersampaikan dalam video tersebut dan menariknya, setelah video selesai, pengurus masuk dengan membawa lilin ke ruangan yang digelapkan. Dengan iringan lagu “On the Night Like This” yang dipopulerkan oleh Mocca, pengurus mengungkapkan isi hati mereka kepada adik-adik Misdinar. Ketika telah tercurahkan seluruhnya, pengurus membaur bersama seluruh anggota dan menyanyikan lagu tersebut diiringi dengan alunan gitar dan biola yang menyentuh hati.

Esok harinya, permainan wide game telah menanti. Poin pokoknya adalah kerjasama, kekompakan, toleransi, air dan tepung. Riuh rendah! Puas bermain, para misdinar kemudian membersihkan diri dan sarapan. Lalu sesi yang penting untuk hari itu pun dimulai. Pemilihan ketua umum yang baru! Para kandidat adalah mas Bimo, mbak Dian, dan mbak Ayuk. Dengan kampanye dan persaingan perolehan suara yang ketat, maka terpilihlah mbak Ayuk sebagai Ketua Umum Misdinar Baciro! Kegiatan Rekoleksi kali ini ditutup dengan mempersembahkan seluruh acara dalam perayaan ekaristi bersama Rm. G. Suprayitno Pr.

Baciro, 2 Juli 2011

Dolanane Cah Misdinar - Kasti

Kasti adalah permainan yang cukup sering dimainkan di Baciro. Pertama pemain dibagi dua regu, salah satu mendapat giliran jaga dan satu regu lagi mendapat giliran untuk memukul. Disediakan beberapa pos yang ditandai dengan tiang di mana pemain serang (yang mendapat giliran memukul) tak boleh di"gebok" atau dilempar dengan bola. Pemain serang bergiliran memukul bola yang diumpan oleh salah seoarng pemain jaga. Pemain jaga berjaga di lapangan untuk mencoba menangkap pukulan pemain serang. Ketika bola terpukul, pemain serang berlari ke pos berikut atau "pulang" ke "rumah" yang dibatasi dengan sebuah garis. Kalau pemain yang sedang lari menuju pos atau pulang dapat di"gebok" dia dinyatakan mati dan kedua regu berganti -- regu serang jadi regu jaga dan sebaliknya. Pemain serang yang berhasil pulang mendapat satu angka. Regu yang mendapat angka terbanyak ketika pertandingan berakhir dinyatakan menang, tapi kalau di Misdinar Baciro sih tidak pakai di skor. Permainan ini memang menggunakan gerak dasar berlari, memukul bola dengan sebuah tongkat, menangkap dan melempar. Terdiri dari 2 base dengan jarak minimal 20 meter.